ajahemat November 10, 2017

Kartu kredit syariah merupakan sarana untuk mengakses sistem transaksi bank syariah yang berasas dan berlandas islam. Di dalam ketentuan ini akan dijelaskan hal-hal tentang kartu kredit secara umum dan diurai dengan rinci serta lengkap. Selain itu kartu kredit yang berlandas islam ini mementingkan untuk anggotanya lebih nyaman dan puas serta memupuk rasa kekeluargaan dan silaturahmi antara sesame anggota dan anggota dengan perusahaan bank syariah.

Menurut dewan dakwah syariah Indonesia dengan dasar undang-undang no 54 Majelis Ulama’ Indonesia, Oktober 2006 telah menetapkan fatwa produk-produk syariah terutama kartu kredit syariah dengan beberapa ketentuan, antara lain:

  1. Kartu kredit berlandas islam berfungsi untuk kartu kredit yang bersifat hukum dengan sistem yang telah ditentukan antara berbagai pihak yang berdasarkan prinsip utama syariah.
  2. Berbagai pihak yang meliputi penerbit kartu kredit, pemegang kartu kredit dan penerima kartu.
  3. Membership fee merupakan iuran dari beberapa anggota yang meliputi perpanjangan sistem dari pemegang kartu dan pembayaran sesuai dengan kesepakatan bersama.
  4. Merchant free merupakan kebebasan yang diberikan kepada penerbit kartu yang berhubungan tentang transaksi upah, jasa, pemasaran dan penagihan.
  5. Fee penarikan uang merupakan fasilitas yang digunakan untuk penarikan uang tunai atau berupa barang.
  6. Ta’widh merupakan ganti rugi yang diberikan kepada penerbit kartu atas keterlambatan pembayaran atau masalah tertentu yang telah jatuh waktu dan tempo.
  7. Denda keterlambatan atau late change merupakan suatu denda keterlambatan yang wajib dilakukan dan diakui seluruhnya untuk dana sosial.

Adapun hukum yang berlaku tentang kartu kredit syariah diperbolehkan dengan syarat dan ketentuan yang diatur di atas. Selain itu sebelum menjadi anggota harus mengerti, memahami dan menerapkan fatwa ketentuan di atas agar ketika akan menjadi anggota tidak kebingungan. Karena hal-hal yang dijelaskan di atas merupakan syarat utama yang harus dilalui untuk membuat kartu kredit.

Itulah ketentuan umum dan syarat utama untuk membuat dan menjadi anggota kartu kredit syariah yang harus dilakukan. Berdasarkan budaya syariah dan islam harus bisa memilih dan memilah serta menerapkannya ketika menjadi anggota kartu kredit. Ini penting untuk dipelajari lebih lanjut.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*