ajahemat December 28, 2017

Hutang merupakan kewajiban membayar sejumlah uang sesuai dengan waktu tertentu di masa yang aka datang. Banyak orang yang anti dengan hutang bahkan takut berhutang karena dianggap dapat membuat perekonomian menjadi terganggu. Fakta jika banyak orang yang bangkrut karena hutang yang besar membuat kita tidak ingin mengajukan hutang. Tentu, tidak ada orang yang ingin memiliki hutang. Banyak orang yang stress dan melakukan berbagai hal jahat karena memiliki hutang seperti korupsi, bahkan ada yang sampai bunuh diri.

Apakah benar hutang dapat membuat bangkrut dan sangat menakutkannya sehingga kita harus menghindarinya sejauh mungkin? Untuk menjawab hal tersebut, kita tidak bisa menyampingkan fakta bila banyak pebisnis sukses yang dapat mengembangkan usahanya karena meminjam dana dari bank. memiliki hutang bukan berarti seseorang dianggap gagal. Tidak bijak jika langsung menghakimi seseorang dan mengatakan jika berhutang merupakan hal yang salah, saat akhirnya memutuskan berhutang, kita harus melihat sebenarnya apa tujuan berhutang.

Sebelum menjawab pertanyaan ini, kita harus melihat jenis hutang dari tujuan penggunaan pinjaman. terdapat 2 jenis hutang yakni hutang konsumtif dan produktif, berikut pengertian dari jenis hutang ini:

  • Hutang konsumtif. Hutang ini memiliki tujuan yang tidak memberikan manfaat secara finansial. Contohnya saat Anda ingin meminjam sejumlah dana di bank dengan tujuan untuk biaya liburan, hutang ini adalah hutang konsumtif,
  • Hutang produktif. Hutang ini adalah hutang yang dapat memberi manfaat secara finansial. Contohnya saat Anda meminjam untuk membangun sebuah usaha. Uang yang dipinjam adalah hutang produktif.

Ada beberapa hal yang harus dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum berhutang seperti untuk menambah modal kerja. Fungsinya untuk meningkatkan tenaga kerja dan stock produk. Ada juga untuk ekspansi usaha, agar Anda bisa membidik pasar baru serta menjangkau konsumen yang lebih banyak. bila tujuan Anda mengajukan hutang adalah untuk memenuhi keinginan, besar kemungkinan hutang akan menjadi sebuah malapetaka untuk keuangan. Seringnya orang yang sering berhutang untuk gaya hidup adalah mereka yang berasal dari kelas menengah sehingga semakin terlihat kaya. Mereka membeli hal yang kurang penting dan membayarnya dengan cara mencicil.

Sejak awal, saat memutuskan berhutang, kita harus berpikir tentang segala resiko. Bahkan, kita harus memikirkan hal terburuk yang terjadi, Anda harus memiliki rencana cadangan ketika berhutang. Hal yang sering terjadi adalah, saat orang meminjam ke bank, mereka tidak memikirkan sejumlah resikonya, dan menganggap hutang merupakan penambah kekayaan. Sangat tidak bijak menambah kekayaan dari hutang, ketika tidak sanggup membayar, bank akan datang dan menjadi bayangan. Bahkan yang paling buruk dalah dilakukan penyitaan aset sesuai dengan agunan yang Anda gunakan ketika mengajukan hutang. Hal seperti inilah yang harus Anda waspadai. Jangan sampai Anda terjerumus dalam kebangkrutan karena berhutang.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*