ajahemat December 31, 2017

Ketika kita menjalankan usaha dan sudah berkembang dengan baik, tentunya pemeliharaan usaha tersebut dilakukan dengan pengelolaan keuangan yang baik. Jangan sampai uang dari usaha dan pribadi dicampur adukkan sehingga kita tidak tahu sudah mendapat keuntungan seberapa besar dari bisnis yang digeluti. Dengan memisahkan keuangan tersebut, kita juga lebih mudah mengambil keputusan selanjutnya mengenai pembiayaan usaha. Para wirausaha biasanya membuat dua rekening, rekening pribadi dan rekening usaha. Rekening pribadi mereka dapatkan dari hasil pendapatan di pekerjaan tetap mereka dan membuat pengeluaran rumah tangga dari sana. Sedangkan rekening usaha meliputi pendapatan dan pengeluaran untuk biaya pengembangan bisnis. Ini merupakan langkah efektif, karena uang hasil usaha tidak akan habis untuk kepentingan-kepentingan diluarnya.

Hal penting dalam keuangan usaha yaitu jangan sampai ketika Anda memiliki modal usaha yang banyak, kemudian Anda lupa untuk membuat perencanaan selanjutnya. Hindari hal-hal yang bersifat tidak penting. Buatlah perencanaan biaya dalam periode pendek dan periode jangka panjang. Perencanaan ini akan membuat bisnis Anda berada dalam skala aman untuk menghadapi jangka panjang yang penuh dengan kejadian tidak terduga.

Berikut adalah cara untuk mengelola keuangan dengan baik dalam bisnis:

  • Membuat sistem pembukuan.

Membuat pembukuan dari usaha merupakan hal yang tidak bisa dilewatkan. Sistem pembukuan dapat membuat Anda mengetahui berapa pengeluaran dan pemasukan dalam periode tertentu. Dengan begini, Anda bisa mengetahui apakah dalam satu bulan atau periode waktu lainnya lebih banyak biaya yang dikeluarkan daripada pemasukan atau sebaliknya.

  • Membuat laporan laba rugi, neraca, dan arus kas.

Selanjutnya, dengan berpatok pada sistem pembukuan sebelumnya, Anda bisa membuat sebuah laporan keuangan pribadi. Susunlah laporan laba rugi, neraca, dan arus kas setiap bulannya. Memang terkesan rumit, tetapi perencanaan keuangan dengan detail menjadikan evaluasi selanjutnya.

  • Jangan ada dana mengendap.

Maksudnya disini adalah ketika kita sudah menyelesaikan transaksi dalam sehari atau sebulan, ambil dana tersebut. Tidak bermaksud jelek, karena disini kita tidak tahu bagaimana karakter dari setiap orang termasuk pegawai kepercayaan kita sekalipun. Jika Anda masih tidak ingin menggunakan cara tersebut, ada alternatif lain yaitu memasang kamera CCTV di toko atau ruangan tempat karyawan Anda bekerja supaya bisa mengawasi baik dari keuangan maupun penilaian kinerjanya.

  • Cek stok.

Untuk melakukan sinkronisasi dana usaha, cek stok setiap harinya dari persediaan awal. Berapa barang yang sudah terjual. Jika stok dan pendapatan dalam satu hari tersebut sudah sinkron, berarti sistem pembukuan atau pencatatan sudah benar.

  • Ambil prive.

Tidak ada yang salah dengan mengambil beberapa bagian dari hasil usaha untuk dijadikan uang pribadi. Tetapi jangan lupa untuk mencatat di pembukuan sebagai prive.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*