ajahemat January 10, 2018

Bagi seorang pekerja baru memiliki gaji merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu pada awal bulan. Saat menjadi mahasiswa uang bulanan masih didukung oleh orangtua sehingga bila uang bulanan habis di pertengahan bulan, masih ada tambahan yang akan dikirim oleh orangtua. Namun, saat bekerja dan jauh dari orangtua keuangan hanya berasal dari gaji yang didapat selama bekerja di perusahaan.

Disaat seperti ini sudah saatnya menabung untuk persiapan masa depan. Tentunya gaji yang diberikan harus dialokasikan sesuai dengan kebutuhan dan beberapa disimpan untuk menjadi bekal untuk membayar tagihan rumah ataupun persiapan nikah. Untuk Itu perlu diketahui bahwa mengelola keuangan diawali dengan mengatur pengeluaran. Biasanya pada awal bulan, banyak sekali kebutuhan yang perlu dibeli. Mengatur pengeluaran tentunya akan mengontrol kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dan kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan oleh mata. Menahan diri pada keinginan seperti inilah adalah langkah awal untuk mengurangi biaya konsumsi dari biasanya.

Sebagai seorang pekerja, tentu memiliki prioritas untuk mengalokasikan gaji. Dapat dialokasikan untuk belanja keperluan, untuk biaya makan selama sebulan, membayar tagihan listrik dan air ataupun melunasi utang pada teman. Prioritas ini dapat membantu seseorang untuk mengalokasikan gaji untuk hal penting dan genting. Selain itu, tetap sediakan dana cadangan apabila ada kebutuhan mendadak diluar rencana pengeluaran tiap bulannya. Dana cadangan ini biasanya berjumlah kecil karena kemungkinan hal mendesak terjadi juga sedikit.

Gaji yang lebih dapat ditabung untuk masa depan. Uang yang akan ditabung tentunya untuk digunakan di masa depan, target jumlah uang yang akan ditabung per bulannya perlu ditentukan supaya saldo yang masuk terus bertambah secara stabil setiap bulannya. Selain target per bulan, juga memiliki target jumlah uang tabungan sehingga di masa yang akan datang apabila uang tabungan tersebut digunakan tidak sepenuhnya habis. Tidak hanya menabung di bank, tetapi juga berinvestasi. Jika merasa gaji masih berlebih dapat diinvestasikan dalam bentuk saham maupun properti. Namun sebelum investasi, perlu mengetahui informasi tentang perusahaan yang akan menjadi tujuan investasi dan perlu mempelajari sistem investasi untuk meminimalisir kerugian yang akan terjadi kedepan.

Pekerja kantoran biasanya memiliki asuransi dari kantor, umumnya asuransi kesehatan. Memiliki jenis asuransi lain juga penting seperti asuransi rumah dan kendaraan yang nantinya perlu. Jangan menunda-nunda untuk mengurus asuransi karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Uang yang ada miliki saat ini gunakan juga untuk beramal dengan berbagi terhadap sesama. Banyak cara untuk beramal, melakukannya setiap bulan dengan rutin akan membantu seseorang mengerti tentang bersyukur setiap waktu. Berbagi dengan orang yang kurang mampu tidak akan mengurangi rezeki melainkan menambah rezeki. Beramalah dengan hati yang ikhlas maka berkat yang baik selalu melimpah dalam kehidupan.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*