ajahemat January 16, 2018

Awal bulan jadi waktunya terima gaji, kebanyakan pegawai kantoran atau perusahaan menerima gaji di setiap awal bukan. Akan tetapi memang ada pula yang gajian di akhir bulan, waktu penerimaan memang tidak penting karena waktu kerja tetap 30 hari. Banyak orang yang langsung berbelanja setelah mendapatkan gaji bulanan sebagai selebrasi, ini memang boleh saja dilakukan, gaji adalah hasil kerja yang Anda lakukan selama sebulan terakhir. Tetapi ingat, ini uang yang anda miliki untuk 30 hari ke depan.

Kehabisan uang di akhir bulan, sebuah masalah klise yang dialami oleh hampir semua pegawai yang tidak bisa mengatur keuangan secara cerdas. Bahkan harus berhutang agar tetap bisa berutinitas seperti biasa, memang akan dibayar pada awal bulan setelah gajian, akan tetapi mengurangi jumlah pendapatan. Bahkan ini akan semakin berulang dan hutang setiap akhir bulan bertambah banyak, ritme ini harus segera diakhiri terlebih saat akan berumah tangga nantinya.

Anda harus punya strategi untuk mengatur keuangan, cerdas dalam berpikir dan mengutamakan prioritas dalam setiap kebutuhan. Berikut ini ada beberapa cara mengatur keuangan agar tidak lagi defisit dan punya sisa uang di akhir bulan:

  • Belanja kebutuhan bulanan. Ini hal pertama yang harus dilakukan, belanja kebutuhan pokok. Seperti makanan, peralatan mandi, kebutuhan penunjang kerja hingga peralatan rumah yang rusak. Biasakan belanja bulanan langsung dalam jumlah banyak untuk kebutuhan tahan lama, jangan baru beli ditempat eceran saat habis. Belanja kecil namun sering, jika dihitung lagi akan lebih besar nominalnya dari pada langsung membeli dalam jumlah banyak.
  • Bayarlah semua kewajiban di awal bulan. Meliputi sewa kamar atau kontrak, bayar listrik, air, telepon dan internet, meskipun bisa dibayarkan hingga pertengahan bulan sebaiknya lakukan sekarang saat uang masih ada di tangan. Bayarlah semua tanggungan kredit terlebih dahulu, seperti kredit motor, mobil, rumah hingga bulanan kartu kredit, biasakan membayar semuanya bukan hanya cicilan bunga saja.
  • Siapkan dana cadangan sebagai tabungan. Banyak hal tak terduga yang terjadi di saat tidak tepat, jangan seperti orang bodoh yang menyesal tidak punya uang untuk berobat saat sakit atau kecelakaan. Anda harus mendapatkan penanganan segera, jika tidak membahayakan nyawa. Sisakan minimal 10 persen untuk tabungan sekaligus dana tak terduga, ini juga bisa diberikan pada teman atau saudara yang mengalami musibah.
  • Uang jajan harian. Buatkan sistem uang jajan untuk pengeluaran harian, seperti hangout, nonton dan membeli barang kesukaan. Membatasi kebutuhan yang tidak terlalu penting ini sebuah keharusan karena tanpa hal tersebut bisa tetap menjalani keseharian, namun akan terasa monoton dan kurang bersosialisasi dengan orang lain.

Pengaturan kecil tersebut bisa membantu anda mengatur keuangan sendiri, jika sudah menikah maka diskusikan dengan pasangan. Konsep pengaturan uang sebaiknya atas keputusan bersama, sehingga tidak terjadi masalah maka harus diselesaikan bersama dan tidak saling tuduh. Jangan hanya karena masalah keuangan saja, memicu retaknya sebuah hubungan dan merusak kehidupan Anda.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*