ajahemat February 6, 2018

Belakangan ini semakin banyak lembaga keuangan dan juga produk-produknya yang diterbitkan di tengah-tengah masyarakat, salah satu diantaranya jika berbicara mengenai kartu kredit, kartu yang belakangan ini dijadikan sebagai pengganti uang tunai. Bagaimana tidak jika seandainya hampir semua toko belakangan ini juga menawarkan adanya fasilitas pembayaran tinggal gesek, dibekali juga dengan beragam jenis kartu kredit yang baru-baru ini juga ditawarkan dengan berbagai jenis reward istimewa.

Lalu apakah benar jika pembayaran atau transaksi dengan memakai produk keuangan ini juga akan semenguntungkan itu? Faktanya banyak masyarakat yang justru jadi kian boros setelah memegang kartu pembayaran yang satu ini. Membuat keuangan mereka tidak tertata rapi sebagaimana sebelumnya. Juga memicu lonjakan hutang kartu kredit setiap bulannya. Untuk itu sebelum memutuskan untuk membuat agaknya konsumen juga harus introspeksi diri terlebih dahulu seberapa membutuhkannya mereka akan produk keuangan yang satu ini, berikut yang harus Anda ketahui:

  1. Seberapa sering Anda belanja ke sebuah pusat perbelanjaan besar dibandingkan dengan pasar biasa? Faktanya tidak semua toko menyediakan fasilitas pembayaran dengan menggunakan alat yang satu ini, hanya beberapa toko dan pusat perbelanjaan besar, sedangkan beberapa orang masih sering melakukan transaksi belanja di pasaran tradisional yang pastinya tidak memiliki fasilitas pembayaran tinggal gesek tersebut bukan.
  2. Lihat kondisi keuangan yang dimiliki, apakah Anda memiliki gaji tetap ataupun gaji yang tidak tentu, kartu kredit hanya ditawarkan kepada masyarakat yang memiliki penghasilan tetap atau pasti setiap bulannya, karena memang ditujukan kepada masyarakat kalangan menengah ke atas. Sedangkan untuk mereka dengan penghasilan tidak pasti mungkin masih bisa membuatnya, namun akan kesulitan dalam pembayaran tagihannya nanti.
  3. Apakah Anda pernah memiliki masalah dengan keamanan membawa uang secara langsung, misalnya pernah di copet atau lupa menaruh dompet? Fasilitas kartu kredit ini lebih diutamakan untuk menunjang keamanan dalam melakukan transaksi, jika selama ini baik-baik sama dengan membawa uang tunai langsung, maka tidak ada masalah jika Anda tak ingin membuatnya.
  4. Selalu menyesal dengan tambahan suku bunga produk keuangan, misalnya ketika melakukan pinjaman, nilai yang dipinjam tidak sebanding dengan nilai yang harus dibayarkan. Kondisi semacam inilah yang juga akan terjadi ketika Anda memakai sebuah kartu kredit. Karena pada dasarnya sarana yang satu ini digunakan untuk berhutang, artinya setiap transaksi pembayaran yang dilakukan akan memunculkan suku bunga. Jumlahnya juga berbeda-beda dari masing-masing bank.

Jadi pertimbangkan lagi apakah Anda termasuk orang yang benar-benar membutuhkan kartu kredit atau tidak, mengingat setiap bulannya selalu ada pajak yang diberikan. Begitu juga dengan kemungkinan denda jika tidak segera melunasi tagihannya, meskipun di satu sisi tetap ada keuntungan yang didapatkan. Jangan sampai kartu kredit yang anda buat mengganggu keuangan anda dan menimbulkan masalah baru dalam keuangan anda.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*