ajahemat February 21, 2018

Keuangan dalam sebuah rumah tangga, tentunya akan dipengaruhi oleh pendapat yang dimiliki oleh anggota keluarga, terutama seorang suami sebagai kepala rumah tangga. Gaji seorang suami merupakan plot utama yang digunakan dalam sebuah sistem keuangan rumah tangga, sebagai budget untuk memenuhi berbagai kebutuhan pokok dalam rumah tangga. Nilai kebutuhan pokok yang sering mengalami kenaikan dan penurunan terkadang membuat para ibu rumah tangga kesulitan dalam menentukan anggaran dasar didalamnya, apalagi jika suami mereka tergolong sebagai seorang pekerja yang memang memiliki gaji tetap yang tergolong kecil. Pengaturan sistem keuangan yang tidak tertata dengan rapi, kemudian akan memunculkan nilai minus pada anggaran yang telah ditetapkan.

Tidak hanya permasalah naik turunnya harga kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, berbagai biaya yang tidak terduga juga sering kali menjadi keluhan utama bagi para ibu rumah tangga, dalam mengatur sistem keuangan dalam rumah tangga mereka. Melihat banyaknya anggaran yang memang harus dikeluarkan dalam satu periode keuangan inilah, maka pengaturan sistem keuangan dengan tepat haruslah Anda gunakan dalam mengatur keuangan dalam rumah Anda.

 

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para ibu rumah tangga dalam mengatur sistem keuangan dalam rumah mereka, terutama bagi mereka yang memiliki suami yang berpenghasilan tetap dengan jumlah yang terbatas. Hal tersebut antara lain adalah:

 

  • Mengetahui secara pasti terlebih dahulu pendapatan utama yang akan Anda terima selama satu bulan ataupun satu kali periode keuangan.
  • Menetapkan anggaran untuk kebutuhan pokok selama satu bulan sebagai prioritas utama dalam mengatur keuangan dalam rumah tangga.
  • Menyusun anggaran pokok tersebut, dengan nilai realisasi yang nyata yang berlaku pada saat itu, namun dengan menambahkan budget didalamnya sekitar 10% dari total anggaran, untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga.
  • Setelah kebutuhan pokok, anggaran untuk cicilan tetap menjadi prioritas selanjutnya dalam penyusunan rencana keuangan dalam rumah Anda, diikuti dengan kebutuhan lainnya.

Untuk cicilan sendiri usahakan Anda menghindari untuk memiliki cicilan dengan besar yang melebihi angka pada 30% dari total pendapatan tetap yang dimiliki dalam sebuah keluarga. Cicilan yang melebihi angka 30%, nantinya akan membuat sistem keuangan dalam rumah tangga Anda menjadi lebih berat, karena sisa pendapatan nantinya tidak dapat digunakan untuk menutupi plot-plot pengeluaran pokok dalam rumah Anda.

Untuk menutupi kekurangan dalam sistem keuangan yang dimiliki dalam rumah tangga Anda, mungkin mengambil pekerjaan sampingan ataupun freelance dapat Anda lakukan. Selain dapat menambah pendapatan, pekerjaan sampingan juga akan membuat Anda memiliki relasi yang lebih luas, sehingga nantinya pekerjaan ataupun usaha yang Anda lakukan akan meluas dengan mudah. Aturlah sistem keuangan dengan tepat, agar nantinya tabungan masa depan pun tetap Anda miliki.

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*