ajahemat February 22, 2018

Dalam sebuah perusahaan kecil ataupun besar, pengaturan keuangan dikatakan juga sebagai manajemen keuangan. Aktivitas ini merupakan pengertian yang sangat kompleks dari beberapa hal yaitu perencanaan, pengoperasian, menganalisa kegiatan dalam hal keuangan, mengontrol serta melakukan pengendalian keuangan. Dapat disimpulkan bahwa manajemen keuangan merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan dimana cara memperoleh modal kerja yang diperlukan untuk perusahaan, cara mengalokasikan dana dan juga bagaimana mengelola berbagai aset perusahaan yang tepat untuk bisa mencapai tujuan utama yang lebih baik dan dapat memberikan income.

Dalam prakteknya dalam dikatakan bahwa melakukan manajemen keuangan itu bukanlah sesuatu yang mudah seperti dalam teori. Seseorang atau perusahaan membutuhkan beberapa prinsip yang menjadi dasar pengelolaan keuangan tersebut. Nah, berikut ini beberapa prinsip yang perlu Anda ketahui dan pahami yaitu:

  • Akuntabilitas.

Yang pertama ada akuntabilitas yang merupakan suatu kewajiban atau hukum yang ada dalam seorang individu, kelompok atau juga bisa perusahaan yang mana menyebutkan mengenai bagaimana pengelolaan dana tersebut apakah sudah digunakan atau belum. Jadi dapat dikatakan itu merupakan bentuk tanggung jawab dari penjelasan mengenai pencapaian dana yang akan digunakan tersebut dan wewenang untuk menggunakannya.

  • Konsistensi.

Lalu adanya bentuk konsistensi dari sistem dan juga kebijakan keuangan dari perusahaan secara terus menerus. Hal ini bukan berarti hal keuangan tidak bisa melakukan penyesuaian ketika ada perubahan dana yang diperlukan. Tetapi perubahan yang tidak konsisten dan terjadi secara signifikan itu dapat diartikan sebagai pertanda adanya manipulasi dalam pengaturan keuangan perusahaan.

  • Kelangsungan hidup.

Menjaga keuangan dengan baik dan tetap stabil itu merupakan sedikit artian dari sebuah kelangsungan hidup perusahaan. Seorang manajer harus mampu menunjukkan bagaimana melaksanakan strategi dan juga memenuhi segala kebutuhan keuangan secara tepat.

  • Transparan.

Keterbukaan kepada beberapa orang yang berkepentingan dalam sebuah perusahaan itu juga salah satu prinsip yang tidak bisa ditinggalkan. Hal ini bertujuan untuk memberikan segala bentuk laporan secara transparan dan tidak ada persembunyian yang berakibat permainan keuangan.

  • Standar akuntansi.

Kemudian apapun bentuk laporan yang akan diberikan kepada pihak yang berkepentingan tersebut harus memenuhi standar yang jelas. Dengan kata lain bahwa setiap akuntan itu mempunyai ke pemahaman dan juga mengerti sebuah sistem keuangan yang digunakan dalam perusahaan.

Nah, itulah beberapa yang perlu dijadikan sebagai dasar keuangan yang lancar dan juga stabil dalam sebuah perusahaan. Jika memang sering terjadi beberapa masalah dalam keuangan organisasi yang Anda dirikan kemungkinan besar belum menerapkan beberapa prinsip penting diatas. Saat ini segala pengelolaan dalam keuangan sudah dipermudah dengan adanya berbagai fitur modern. Anda bisa mengaplikasikan pada kantor supaya lebih baik dan hasilnya juga bisa lebih maksimal.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*