ajahemat February 23, 2018

Secara sederhana laporan keuangan merupakan informasi yang berupa data mengenai managemen keuangan dalam suatu perusahaan yang berfungsi untuk mengetahui sejauh mana perusahaan tersebut melakukan kinerja dalam suatu periode yang telah ditentukan. Dengan menggunakan laporan tersebut para pemimpin atau manajer akan lebih mudah melihat dengan jelas bagaimana kondisi keuangan dari data aktualnya. Sebuah bisnis usaha yang baik pasti telah mempunyai sistem laporan keuangan yang tertata dan baik pula. Mungkin tanpa adanya laporan tersebut seorang pemimpin akan lebih kesulitan dalam melakukan analisa dengan baik, bahkan sulit memahami bagaimana kondisi perusahaan dan dimana posisinya.

Pada umumnya yang digunakan untuk membuat suatu laporan keuangan itu ada 4 jenis dan kesemuanya mempunyai fungsi dan jenis data yang berbeda. Nah, untuk bisa melakukan analisa bisnis Anda ada baiknya pelajari terlebih dahulu beberapa jenis sebagai berikut:

  • Laporan laba rugi.

Jika dilihat dari namanya mungkin Anda sudah paham bahwa untuk jenis laporan keuangan satu ini mempunyai fungsi sebagai analisa perusahaan mengalami kerugian atau keuntungan. Rata-rata ada dua cara yang dapat digunakan dalam menyusun jenis laporan satu ini bisa dari single step atau bisa juga multiple step. Untuk cara single step memang relative lebih mudah, Anda hanya tinggal menjumlahkan pendapatan dari satu kolom dan mengurangi total dari biaya dalam periode tersebut.

  • Laporan perubahan modal.

Setiap periode kerja perusahaan pasti akan ada perubahan modal awal yang dilakukan. Hal ini ada pada jenis laporan perubahan modal. Umumnya perubahan dilakukan setelah mendapatkan laba tambahan atau bisa juga dari pemilik perusahaan yang melakukan penambahan atau ketentuan lain.

  • Laporan neraca.

Selanjutnya ada jenis laporan keuangan yang menginformasikan mengenai akun-akun tertentu seperti aktiva, kewajiban, modal dan juga pasiva. Beberapa nilai masuk dalam akun tersebut dan menghasilkan suatu perhitungan yang bisa digunakan sebagai laporan keuangan. Bentuk dari neraca sendiri itu bisa secara horizontal juga bisa secara vertical.

  • Laporan arus kas perusahaan.

Dan yang terakhir adalah laporan untuk mengetahui perputaran keluar masuknya dana yang digunakan dalam perusahaan. Catatan mengenai dari mana saja dana tersebut masuk serta kemana pula dana itu keluar. Semuanya harus jelas dan sebagai pemimpin atau akuntan harus bisa melakukan pengontrolan dana tersebut supaya tetap stabil.

Itulah beberapa jenis laporan keuangan yang sangat umum digunakan oleh perusahaan, walaupun memang tidak semua digunakan. Untuk membuat laporan sendiri memang terlihat lebih sulit, tetapi sekarang ini sudah banyak software yang mempermudah Anda melakukan perhitungan atau membuat laporan tersebut dengan mudah. Anda bisa memilih mana yang paling tepat, mudah, instan tetapi bisa menghasilkan perhitungan secara maksimal. Demikian sedikit informasi mengenai jenis laporan keuangan, semoga dapat memberikan manfaat.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*